21 Oktober 2020

2 Tewas dan 5 Hilang , ketika 7 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Goa Cemara di Bantul

2 min read

Sebanyak tujuh orang wisatawan berasal dari Kabupaten Sleman terseret ombak waktu bermain air pada Pantai Goa Cemara, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. Dari tujuh orang itu 2 pada antaranya berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan 5 orang lainnya hilang.

Kapolsek Sanden, AKP Tukirin mengungkapkan peristiwa berawal waktu ke 7 korban tibabeserta rombongan berjumlah 18 orang ke Pantai Goa Cemara pukul 09.30 WIB. Sesampainya pada lokasi, ke 7 orang itu bermain bola pada pinggir pantai.

Ada pun ke 7 orang itu merupakan, Joko Widodo (30), Moh Zafir Alfarizi (8), M. Rizky Romadhon (7), Ahmad Chairul Fatah (4), Muhammad Zidane Abdori (8), Ulu Nur Rohmi (28) & Ahmad Nur Fauzi (30). Semuanya masyarakat Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman.

Baca Juga : Vonis Penabrak 2 Tersangka Klitih Meninggal di Sleman

“Lalu datang-datang tiba ombak gede & menyeret mereka ke tengah, 2 orang bisa dievakuasi &terus dibawa ke Puskesmas Sanden,” ucapnya waktu ditemui wartawan pada Pantai Goa Cemara, Kamis (6/8/2020).

“Tapi sesampainya pada sana ke 2 korban sudah tidak bisa diselamatkan,” imbuh Tukirin.

Tukirin mengungkapkan, 2 korban tewas merupakan Ulu Nur Rohmi & Ahmad Nur Fauzi. Saat ini Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 5 korban lainnya.

“Untuk 5 orang lainnya masih pada pencarian,” ucapnya.

Upaya pencarian tim SAR gabungan terhadap 5 wisawatan yg terseret ombak pada Pantai Goa Cemara, Kecamatan Sanden, Bantul sampai petang ini belum mendapatkan hasil. Operasi pencarian dihentikan sementara & akan dilanjutkan besok pagi.

Baca Juga : Berniat Menyalip Motor,Sebuah Mobil Malah Nyemplung Selokan Mataram

Kasubsi Operasi Kantor Basarnas Yogyakarta Asnawi Suroso mengatakan, pencarian hari ini, SRU (search rescue unit) dibagi sebagai dua SRU dengan penyisiran darat pada seputar TKP ke arah barat & timur pantai. Untuk SRU 1 melaksanakan penyisiran darat ke arah barat sejauh 500 meter menggunakan beach patrol & pergerakan orang.

Sedangkan SRU dua melaksanakan penyisiran darat ke arah timur sejauh 500 meter menggunakan amphibious & pergerakan orang. Semua itu dilakukan supaya kelima korban cepat diketemukan.

Baca Juga : Viral Keributan di Jalan Affandi Gejayan hingga Meludahi Kamera Pengendara Motor

“Tim SAR gabungan yg terlibat dalam pencarian hari ini sekitar 50 personel darianeka macam unsur. Sampai pukul 17.30 WIB pencarian hari pertama masih nihil & akan dilanjutkan besok pagi pukul 07.00 WIB,” ungkap Asnawi Suroso melalui liputan tertulis pada wartawan, Kamis (6/8/2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *