20 Oktober 2020

Berniat Menyalip Motor,Sebuah Mobil Malah Nyemplung Selokan Mataram

2 min read

FLUTULANG – Berniat menyalip kendaraan lain, sebuah mobil malah Minibus nyemplung ke Selokan Mataram di Dusun Bedog, Trihanggo, Gamping, Sleman, pada Selasa (28/07/2020) sekitar pagi pukul 06.15 WIB. Beruntung sekali, tak ada korban jiwa dalam peristiwa pagi hari ini.

Mobil Minibus merk Toyota Calya nopol AB 1866 SY itu dikendarai oleh, Sdr Markus Jaswadi, 56. Ia mengendarai mobilnya seorang diri dari arah barat menuju timur ke arah Ring Road Barat, Sleman.

Baca Juga : Seorang Pesepeda Asal Sleman Ditemukan Meninggal di Gubuk Diduga Kelelahan

Kapolsek Gamping, Kompol Aan Andrianto menuturkan bahwa mobil tersebut dikendarai dengan kecepatan sedang. Namun, lantaran pengendara mobil hendak mendahului sepeda motor yang ada di depannya, mobil tergelincir dan malah masuk ke selokan.

“Mobil hendak mendahului sepeda motor di depannya melalui sisi sebelah kanan, tapi terlalu menepi sehingga tergelincir dan jatuh ke selokan,” ungkapnya.

Akibat jalanan sempit, saat hendak menyalip, mobil justru masuk ke area rerumputan di pinggir jalan dan tergelincir ke selokan Mataram. Badan mobil jatuh ke selokan dengan kedalaman sekitar 7 meter dan terendam air. Saat ini, mobil tersebut sudah dievakuasi ke daratan.

Beruntung, korban tak mengalami luka. Namun, bagian depan mobil tersebut mengalami kerusakan yang lumayan parah. “Bemper depan pecah,” tambah Aan. Kerugian ditaksir Rp1,5 juta.

Baca Juga : Viral Keributan di Jalan Affandi Gejayan hingga Meludahi Kamera Pengendara Motor

Baca Juga : Seorang Wisatawan di Pantai Depok Meninggal Tertabrak Perahu

Istri Markus, Falent, 40, yang mendatangi lokasi kejadian menjelaskan suaminya pagi hari ini berniat pulang ke Sumberan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul dari Jogokerten, Turi. Nasib malang, mobilnya justru jatuh ke selokan.

“Untung saja tidak ada luka, hanya nyemplung sampai badannya basah. Juga mobil bagian depan rusak karena kap depan terbuka,” kata Falent.

Menurutnya, ruas jalan di pinggir Selokan Mataram ini memang tergolong sempit. Ia berharap supaya pinggir selokan bisa diberi pengaman supaya tidak terjadi kejadian serupa kedepan. “Harapannya jalan sini dikasih pengaman kayak pembatas jalan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *