23 Oktober 2020

Identitas Korban Tewas dalam Kecelakaan di Flyover Lempuyangan Yogyakarta

2 min read

Dalam Kecelakaan antara motor dan mobil pengangkut uang terjadi di flyover Lempuyangan, Gondokusuman, Yogyakarta pada siang tadi sekitar pukul 10:30 WIB Seorang pemotor meninggal dunia dalam kejadian ini.

“Telah Terjadi kecelakaan sekitar pukul 10.30 WIB di atas jembatan Lempuyangan. Ada satu korban meninggal dunia diketahui bernama Suhendro warga Purbonegaran diketahui meninggal di TKP,” kata KasatLantas Polresta Kota Yogyakarta AKP Imam Bukhori kepada wartawan, Rabu siang (1/7/2020).

Imam menjelaskan kecelakaan ini bermula saat kendaraan sepeda motor Honda Revo hitam AB2515KS yang dikendarai oleh Suhendro. Suhendro saat itu berboncengan dengan Sri Eri melaju di flyover Stasiun Lempuyangan dari arah selatan ke utara. akan tetapi Sesampainya di pertengahan tanjakan sisi selatan motor mencoba mendahului kendaraan yang ada di depannya.

“Diduga saat mendahului, sepeda motor terlalu ke kanan melebihi batas jalan, bersamaan dengan itu dari arah utara ke selatan melaju kendaraan mobil Isuzu Panther nopol B 1997 SKU. Karena jarak sudah dekat dan tidak sempat menghindar sehingga terjadi benturan yang cukup keras ,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil olah TKP, Imam menduga Suhendro terpelanting dan meninggal di lokasi kejadian. Sementara Sri Eri mengalami luka yang lumayan parah dan langsung dilarikan ke RS Bethesda.

Pukul 13.45 WIB arus lalu lintas di flyover Lempuyangan sudah kembali lancar. Baik mobil dan sepeda motor yang mengalami kecelakaan sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

Imam mengimbau agar pengguna jalan selalu mematuhi rambu lalu lintas. Dia mengingatkan jika marka garis utuh artinya pengendara tidak boleh melewati marka itu atau mendahului kendaraan lain karena berbahaya.

“Ini kan marka garis utuh, pengendara tidak boleh melewati marka ini. Kami imbau agar masyarakat mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” pinta beliau.

Selain itu beliau meminta pengguna jalan mematuhi batas kecepatan berkendaranya.

“Kalau batas kecepatan di kota kan 40 km/jam,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *