28 Oktober 2020

Pegawai Warung Mie di Yogya Positif Corona, Pembeli Diminta Segera Isolasi Diri

2 min read

FluTulang – Seorang pegawai warung mie di Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meminta pelanggan dari 11-24 September untuk isolasi mandiri.

“Manajemen sudah melakukan imbauan kepada pelanggannya yang datang (ke Mie Gacoan) sekitar 11-24 September untuk isolasi mandiri dan melakukan pemeriksaan di layanan kesehatan terdekat,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi kepada wartawan, Kamis (1/10/2020).

Baca Juga : Mobil Oleng ,Penumpang Terlempar, 4 Tewas . Inilah FAKTA-FAKTA Kecelakaan di Jalan Magelang

Heroe menjelaskan pihak manajemen warung mie tersebut sudah melakukan penanganan. Di antaranya pegawai yang terkena Corona sudah menjalani isolasi dan menggelar rapid test bagi pegawainya.

“Yaitu ada 1 pegawai positif dengan kehilangan indera penciumannya sejak 15 September. Sudah dilakukan isolasi mandiri sejumlah 7 pegawai lainnya dan sudah melakukan rapid test,” ucapnya.

“Dan kemarin kita minta satu hari ditutup untuk penyemprotan disinfektan dan melakukan tracing lebih lanjut. Ya saat ini sedang kita lalukan tracing dahulu untuk memetakan kontak erat dan siapa-siapa yang masih perlu isolasi mandiri, rapid test maupun swab test,” imbuh Heroe.

Baca Juga : 1 Wafat 2 Positif ,Toko Kelontong di Danurejan Yogya Jadi Tempat Penularan Corona

Diberitakan sebelumnya, seorang pegawai warung mie di Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta terkonfirmasi positif Corona. Akibatnya warung itu tutup sementara dan dari hasil tracing menunjukkan ada empat pegawai yang hasilnya reaktif saat rapid test.

Camat Gondokusuman, Guritno, mengungkap pegawai yang terkonfirmasi positif virus Corona itu tidak bekerja sejak tanggal 15 September2020.

“Terakhir masuk tanggal 15 sudah diminta istirahat karena dia merasa tidak enak badan. Lalu dia swab dan hasil keluar tanggal 25 September,” katanya saat dihubungi wartawan, Kamis (1/10).

“Satu orang positif itu warga Bantul dan (di Mie Gacoan) bagian dapur,” jelas Guritno.

Akibat temuan tersebut, warung tersebut tutup sejak tanggal 29 September hingga hari ini. Selama penutupan sementara itu pihak Dinkes Kota Yogyakarta melakukan tracing. Dari total 30 pegawai, empat orang di antaranya reaktif berdasarkan hasil rapid test.

“Senin 28 September sore, sehingga pagi (29 September) tak (saya) panggil terus mulai hari itu juga saya minta tutup sampai hari ini. Tanggal 28-29 tracing dari Puskesmas, dan tanggal 30 disinfektasi BPBD,” ucapnya.

Dia menambahkan, pihaknya telah memanggil pengelola warung mie ayam terkait kesiapan untuk beroperasi kembali besok, Jumat (2/10).

“Alhamdulillah terkondisi dan mie Gacoan juga kooperatif. Siang ini saya panggil untuk meminta mereka menerapkan protokol kesehatan secara ketat jelang buka besok,” Pungkasnya.

Sumber : Detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *