23 Oktober 2020

Viral Keributan di Jalan Affandi Gejayan hingga Meludahi Kamera Pengendara Motor

3 min read

FLutulang – Jagad dunia maya sedang dihebohkan dengan beredarnya video keributan di Jalan Affandi (Gejayan), Depok, Sleman. Video yang viral di Twitter tersebut memperlihatkan seorang perempuan yang meludah ke kamera yang merekam.

Video ini dibagikan ke Twitter oleh akun @majex_jreng pada Minggu (19/7/20). Ia mengungkapkan, kejadian itu menimpa temannya sendiri, @zustama.

Tolong bantu viralkan,” tulis @zustama dalam tangkapan layar ponselnya yang diunggah @majex_jreng.

Dalam video terlihat, seorang perempuan yang bercelana pendek dan cropped top serta laki-laki yang berkaus lengan panjang memaki-maki perempuan di balik kamera dengan kata-kata kasar. Ia juga meludahi perekam video tersebut.

Lu pakai jilbab, jam berapa? Dua malem,” kata wanita itu , sebelum mencoba merebut ponsel korban.

Sementara itu, seorang laki-laki teman wanita itu dengan jumper putih bertikai dengan laki-laki berjaket hitam dan berusaha memukulnya. Namun, laki-laki berjaket hitam itu tidak memberikan perlawanan meski telah didorong sampai jatuh menimpa ke pagar rumah di tepi Jalan Affandi. Terdengar pula laki-laki yang mengamuk itu sambil membawa-bawa nama “Papua”.

Kami Papua! Kenapa?” teriaknya beberapa kali sambil mencoba memukul.

Di pertengahan video berdurasi dua menit 15 detik tersebut, perempuan bercelana pendek tadi malah kembali meludahi perempuan yang merekamnya itu dan menyinggung-nyinggung soal jilbab.

Lu pakai jilbab, jam berapa ini? Berantem sama gua!” ucapnya, kemudian meludah ke kamera korban.

Baca juga : Seorang Wisatawan di Pantai Depok Meninggal Tertabrak Perahu

Perempuan yang merekam pun tak terima dan mengancam akan memproses ke kepolisian kejadian itu serta meminta seorang pria di lokasi untuk melakukan tes alkohol pada para penumpang mobil yang mengajaknya ribut hingga merusak sepeda motornya tersebut.

Berdasarkan kronologi yang diceritakan, peristiwa bermula saat @zustama dan istrinya sedang dalam perjalanan pulang dari rumah orang tuanya di Bantul. Saat itu ia berboncengan sepeda motor dengan sang istrin.Ketika melintas di Jalan Affandi, ia melihat mobil melaju dengan kecepatan tinggi dari arah simpang tiga Colombo menuju utara ke Jalan Affandi. Dia pun membunyikan klakson untuk memperingatkan . Lantas, terjadilah keributan setelah itu.

Karena yang bersangkutan ngebut, ya kita klakson, tapi ybs tidak terima dan memaki, lalu meminta kita berhenti,” ungkap @zustama.

Saat berhenti itu , lanjutnya, ketiga orang keluar dari mobil dan memulai pertikaian bahkan mereka sampai mengeluarkan kata-kata kotor, merusak sepeda motor, mengeroyok, dan meludah.

Baca Juga : Kronologi Kecelakaan Maut di Ring Road Timur Yogyakarta

Plat mobil B 2928 STH. Mazda warna gelap. Ybs mengaku-ngaku dan membawa-bawa orang Papua,” pungkasnya.

Namun rupanya perempuan yang meludah di video telah meminta maaf melalui Instagram storynya, yang tangkapan layarnya dibagikan akun @donutjeko ke Twitter.

Saya Delly salah satu dari pihak bersalah di salah satu vidio yang tengah viral tersebut meminta maaf atas kesalahan saya telah bertindak serta berbicara kasar serta telah meludahi seseorang yang bernama reira. Saya mengaku kalo tindakan saya salah karena sedang dibawah tekanan. Dengan ini saya mengakui kesalahan saya. Saya dan kawan2 ada niat baik bertanggung jawab apapun konsekuensi tapi tidak ada jawaban dari pihak sana. Saya juga sudah menghubungi dan mengkontak langsung yang bersangkutan tapi tidak ada jawaban sampai sekarang. Saya salah dan benar2 salah gimana pun latar belakang kejadiannya karena saya telah teledor bertindak tanpa di fikir panjang. Dengan ini saya meminta maaf dengan pihak yang bersangkutan,” ungkapnya.

Belum ada keterangan dari kepolisian soal keributan di Jalan Affandi yang kemudian viral beberapa hari ini.

Sumber : suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *